Selasa, 05 April 2011

Untukmu gadis...

Jika harus menghitung.
Maka, sungguh aku lelah dengan semua beban ini...

Jika berlari adalah lebih baik, maka aku akan lari sekencangnya. Meninggalkan kau, bersama masalah itu.

Namun, membiarkan kau rumit sendiri. Melebur bersama kelemahan yang kau miliki.
Membuatku gamang.
Takut jika terjadi apa-apa.

Sejak telapakmu menyentuh lantai dingin ini,
sejak atap wisma telah melindungimu dari panas siang dan dingin malam.
Dirimu telah menjadi tanggung jawabku.

Tapi kenapa terasa begitu sulit, memberimu rasa?

Beberapa berita telah dilaporkan padaku.
Itu semua tentangmu...
Gadis...
Dirimu cukup membuat otakku berputar.
Mengira-ngira perlakuan apa yang harus kuberikan.
Agar kau nyaman dan akupun tenang.

Aku coba terus bersabar.
Berharap kau berubah.
Dan amanahku-pun menjadi terarah.
Tanpa patah, ataupun serpihan noktah.

Semoga Allah memberimu jalan. Adikku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar